Tiara adalah seorang gadis remaja yang tinggal di sebuah desa kecil jauh dari keramaian kota. Setelah lulus dari sebuah SMP Negeri,dia berusaha keras untuk melanjutkan ke sebuah SMA Negeri yang tak jauh dari rumahnya. Ketika di sekolah barunya itu,dia sangat berteman baik dengan semua teman-teman.Tanpa menyepelekan pelajaran di sekolah,tiara aktif mengikuti ekstra kurikuler. Walaupun dia lahir dari keluarga yang serba pas-pasan,tiara tidak pernah merasa minder dari teman-temannya. Justru dengan keadaannya yang seperti itu,membuat dia semangat untuk menunjukkan kepada teman-temannya bahwa orang yang serba pas-pasan juga dapat ber prestasi. Terbukti setelah berjalan selama satu tahun dia sekolah,tiara telah meraih beberapa juara perlombaan berbagai tingkat di bidang non akademik. kendati begitu, tiara tetap menjadi gelar juara. Tiara menjadi siswi terbaik di sekolahnya. Perjuangan dan pengorbanan yang sangat gigih, telah berbuah manis. Doa dan motivasinya tak terabaikan,serta restu orang tua senantiasa mengantarkannya menuju gerbang kesuksesan.
Tak hanya sampai di situ,tiara yang biasa hidup prihatin pun menjadi penunjang prestasi belajarnya. Prestasi itu bertahan bahkan bertambah baik sampai ia lulus SMA.
Atas prestasinya itu, tiara mendapatkan kesempatan emas untuk melanjutkan studinya di luar negeri. Berbekal kemampuan bahasa yang cukup,serta tekad yang baik,tiara siap bersaing dengan calon mahasiswa dari berbagai negara di dunia,yang pasti memilki perbedaan bahasa,agama,kebiasaan,dll.
Restu sang ibu teah ia emban sebagai amanat dari alm.ayahanda untuk mengijinkan tiara sukses di dunia pendididkan. walaupun perasaan khawatir seorang ibu yang harus merelakan anaknya jauh dari pandangan mata,ikhlaslah ibunya atas prestasi full pendidikan di Jerman. Tiara mengambil jurusan kedokteran,karena itu adalah cita-cita terbesar dalam hidupnya setelah ingin memberangkatkan sang ibu ke tanah suci. Karena dia juga ingin membantu menyembuhkan penyakit ibunya yang sangat langka. Sungguh menjadi suatu pengalaman berharga pada saat pertama kalinya ia menginjakkan kaki di negara yang penuh dengan kebebaan itu. Banyak hal-hal baru yang ia temukan di sana, dari makanan yang brbeda, hingga sulitnya mencari tempat ibadah yang nyaman seperti di indonesia.
setelah bimbingan beberapa bulan di negara tujuan, tiara sedikit kesulitan menghubungi keluarga. Ia merasa kehilangan semangat dan motivasi sang ibu yang biasanya ia dengar seiap hari. Namun, tiara tetaplah seorang tiara yang tak kenal menyerah tanpa ia usaha semampu tenaga dan fikirannya dahulu.
Berjalan kuliah di Jerman, tiara tidak terlau mengalami keslitan dalam pelajaran di kampus,karena tiara sangat gemar membaca buku-buku pelajaran dan motvasi. Kini tiara menerima nilai IP,dan tak di sangka ternyata tiara adalah salah satu mahasiswa yang mndapatkan nilai terbaik kedua di universitasnya.
Sungguh bahagia hati tiara atas prestasinya itu. Tiara segera memberi kabar kepada ibunya,dan ingin mengunjungi makam sang ayah di indonesia.
Tahun kedua,ada seorang lelaki asal inggris bernama kevin yang sangat mengaguminya sejak awal.Namun,tiara tak ingin menodai niatnya untuk menyelesaikan studi dengan cepat dan tepat. Walaupun dalam hati kecilnya pun kagum kepada lelaki gagah nan cerdas asal inggris itu, perasaannya ia simpan baik di dalam hatinya, hingga saatnya tiba bahagia bersama. Setelah tiara selesai studi dan mendapat gelar dokter, tiara puang ke tanah air untuk menemui ibunda dan meminta restu untuk menikah dengan lalaki idaman asal inggris itu.
bahagia pada waktunya,membutuhkan kesabaran yang kuat.. kini, tara hidup bahagia bersama ibunda tercinta dan suami tersayang di inggris dan menetap disana....
Minggu, 28 Agustus 2011
Minggu, 21 Agustus 2011
sejak awal aku hidup di dunia ini,alhamdulilah aku dapat menerima hak sebagai muslim yang telah di berikan Allah kepada setiap manusia.
Kedua orangtuaku dan keluarga memberikan asupan gizi yang baik dari hasil kerja ayahku yg halal.sehingga aku dapat tumbuh kembang dengan baik.
Aku telah berusia 3tahun,dan kini mempunyai adik laki laki yang lucu.. Karena aku ini kembar,sehingga ibu mengalami kesibukan yang lebih. Ahirnya,aku dan saudara kembarku di ajak ayahku tinggal di jakarta.
Aku merasa keluargaku begitu cerdas dalam mengurus anak anaknya. Sejak kecil aku telah di ajarkan untuk menutup aurat. Sehingga sampai saat ini usiaku telah mencapai 18tahun,aku tetap istiqomah menutup aurat.
Kini aku memiliki 2orang adik laki laki yg menginjak usia remaja. Kami sekeluarga sangat bahagia mendapat hidayah Allah yang begitu besar,hidup dalam ke istiqomahan pada islam..
Cerita ini sangat singkat,nantikan selanjutnya ya..
Kedua orangtuaku dan keluarga memberikan asupan gizi yang baik dari hasil kerja ayahku yg halal.sehingga aku dapat tumbuh kembang dengan baik.
Aku telah berusia 3tahun,dan kini mempunyai adik laki laki yang lucu.. Karena aku ini kembar,sehingga ibu mengalami kesibukan yang lebih. Ahirnya,aku dan saudara kembarku di ajak ayahku tinggal di jakarta.
Aku merasa keluargaku begitu cerdas dalam mengurus anak anaknya. Sejak kecil aku telah di ajarkan untuk menutup aurat. Sehingga sampai saat ini usiaku telah mencapai 18tahun,aku tetap istiqomah menutup aurat.
Kini aku memiliki 2orang adik laki laki yg menginjak usia remaja. Kami sekeluarga sangat bahagia mendapat hidayah Allah yang begitu besar,hidup dalam ke istiqomahan pada islam..
Cerita ini sangat singkat,nantikan selanjutnya ya..
Langganan:
Komentar (Atom)